GOR Tuanku Rao Disesaki Pencari Kerja, Job Fair Pasaman 2026 Banjir Antusiasme

Marawapost.com, Pasaman, — Job Fair Pasaman 2026 resmi dibuka Pemerintah Kabupaten Pasaman di GOR Tuanku Rao, Rabu (20/5). Kegiatan perdana itu langsung disambut antusias ribuan pencari kerja yang memadati lokasi sejak pagi hari.

Sebanyak 20 perusahaan dari dalam dan luar negeri hadir membuka lebih dari 2.000 lowongan kerja di berbagai sektor industri dan jasa. Bursa kerja tersebut menjadi bagian dari Program Unggulan Pasaman Bangkit yang menargetkan penciptaan 1.000 lapangan kerja baru.

Bacaan Lainnya

Bupati Pasaman Welly Suhery mengatakan, kebangkitan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan masyarakat memperoleh pekerjaan dan penghasilan yang layak.

“Kebangkitan sesungguhnya dimulai ketika masyarakat memiliki pekerjaan, keterampilan, dan penghasilan,” ujar Welly saat membuka kegiatan.

Menurutnya, Job Fair Pasaman 2026 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata membangun ekosistem ketenagakerjaan yang berkelanjutan di Kabupaten Pasaman.

“Melalui job fair ini kita ingin melahirkan tenaga kerja produktif dan generasi muda yang mampu bersaing di dunia kerja,” katanya.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Pemkab Pasaman dengan sejumlah perusahaan mitra. Acara turut dihadiri perwakilan Disnakertrans Sumbar, BPVP Padang, BP3MI, Kadin Sumbar, Forkopimda, Kajari Pasaman Hendi Arifin, serta Kapolres Pasaman AKBP Agus Hidayat.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Pasaman, Ariswan, menyebutkan hingga hari pelaksanaan tercatat 1.503 pencari kerja telah mendaftar secara daring.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Sekitar 70 persen pelamar memilih bekerja di dalam negeri, sisanya berminat bekerja ke luar negeri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lowongan kerja yang tersedia diperuntukkan bagi lulusan SLTA hingga sarjana, baik fresh graduate maupun tenaga berpengalaman usia 18–35 tahun.

Selain job fair, Pemkab Pasaman juga terus mendorong penurunan angka pengangguran melalui pelatihan kerja berbasis kompetensi, penguatan UMKM, program magang luar negeri, hingga pengembangan kewirausahaan masyarakat.

Sepanjang 2026, Pemkab Pasaman telah melaksanakan 16 paket pelatihan kerja berbasis kompetensi bagi 256 peserta melalui dukungan BPVP Padang, serta membuka peluang magang dan kerja ke Jepang, Turki, Jerman, dan Malaysia.

Pos terkait