Kadis Parpora Agam Buka Pelatihann Peningkatan Kapasitas Daya Saing Wirausaha

Marawapost.com, Agam – Suasana penuh semangat terasa saat puluhan anak muda mengikuti pelatihan pingkatan kapasitas daya saing wirausaha muda di hotel Sakura Lubuk Basung, Senin (11/05/2026).

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari itu, dibuka Bupati Agam diwakili Kepala Disparpora Agam, Khasman Zaini.

Di hadapan para peserta, Khasman menyampaikan pesan sederhana namun kuat. Masa depan Kabupaten Agam berada di tangan generasi muda yang berani bermimpi besar dan tidak takut memulai usaha.

Menurutnya, sudah saatnya anak muda mengubah pola pikir dari sekadar pencari kerja, tapi menjadi pencipta lapangan kerja. Dia ingin melihat lahirnya generasi muda Agam yang tampil sebagai kreator, inovator hingga pebisnis digital yang mampu bersaing di era modern.

“Anak muda jangan hanya menjadi penonton kesuksesan orang lain. Harus berani mencoba, berani gagal dan terus bangkit,” ujar Khasman.

Dia menilai peluang usaha saat ini semakin terbuka luas, bahkan hanya bermodalkan telepon genggam dan kreativitas.

Media sosial, kata dia, bukan lagi sekadar tempat hiburan, tetapi bisa menjadi pintu awal membangun bisnis dan memperluas pasar.

Khasman pun mendorong pemuda Agam agar mampu memanfaatkan potensi daerah sebagai sumber usaha baru. Sektor pertanian, pariwisata, kuliner, hingga ekonomi kreatif disebut memiliki peluang besar jika dikelola dengan inovatif dan mengikuti perkembangan teknologi.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, Pemkab Agam kini menjalankan program unggulan mencetak 1000 Entrepreneur Muda. Program ini diharapkan menjadi gerakan besar yang mampu melahirkan pengusaha muda tangguh sekaligus penggerak ekonomi daerah.

Mantan Kabag Prokopim Agam itu menyebut, banyak usaha besar lahir dari keberanian memulai langkah kecil. Karena itu, dia meminta peserta pelatihan tidak minder meski memiliki keterbatasan modal maupun pengalaman.

Dalam suasana yang hangat dan penuh motivasi, Bupati melalui Kadisparpora juga menitipkan pesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan pelatihan tersebut untuk membangun relasi, memperluas wawasan dan belajar dari pengalaman sesama peserta.

“Tiga hal yang harus diingat, jangan takut gagal, jangan cepat menyerah dan jangan hanya menjadi penonton,” tegasnya. (*)

Pos terkait