Marawapost.com, Lubuk Basung – Walinagari Lubuk Basung, Darma Ira Putra, SE, MM Dt. Batuah melakukan peninjauan lahan mitra Badan Usaha Milik Nagari (Bumnag) Lubas Mandiri di kawasan Silayang, Jorong VI Parik Panjang, Nagari Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Rabu (08/04/26).
Dalam kegiatan tersebut, Walinagari didampingi oleh Ketua Bumnag Lubas Mandiri, Jeifil Esa, serta Walijorong VI Parik Panjang, Tarmizi. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung perkembangan pemanfaatan lahan yang dikelola oleh mitra Bumnag dalam sektor pertanian.
Pada lahan seluas lebih kurang 1 hektare tersebut, mitra Bumnag Lubas Mandiri tengah melakukan penanaman sekitar 16.000 batang cabe kriting. Program ini merupakan salah satu upaya strategis dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat Nagari Lubuk Basung.
Walinagari Lubuk Basung, Darma Ira Putra, SE, MM Dt. Batuah ketika dikonfirmasi media online Marawapost.com via WhatsAppnya, Kamis (09/04/26) menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan produktif seperti ini sangat penting dalam mendorong kemandirian pangan di tingkat nagari.

“Kita sangat mendukung langkah Bumnag Lubas Mandiri bersama mitra yang telah memanfaatkan lahan ini untuk penanaman cabe kriting. Ini merupakan bagian dari upaya kita dalam mensukseskan program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujar Walinagari Lubuk Basung itu.
Walinagari Niniak Mamak itu menambahkan bahwa pemerintah nagari akan terus mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan-lahan tidur agar menjadi lahan produktif yang bernilai ekonomi tinggi.
Sementara itu, Ketua Bumnag Lubas Mandiri, Jeifil Esa menjelaskan bahwa program penanaman cabe kriting ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan, tidak hanya bagi mitra, tetapi juga bagi masyarakat sekitar melalui peluang kerja dan peningkatan hasil pertanian.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Nagari Lubuk Basung dapat menjadi salah satu daerah yang mandiri dalam sektor pangan serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian yang berkelanjutan. (RieL)

