Marawapost.com, Dharmasraya – Ratusan dokter dan perawat di kabupaten Dharmasraya yang bertugas di RSUD sungai dareh kabupaten Dharmasraya merasa kecewa dan mungkin akan berdampak kepada kinerja dokter dan perawat dalam menjalani profesi mereka masing-masing,hal ini kemungkinan akan terjadi jika jasa medis dokter dan perawat tersebut tidak juga di bayarkan.
Jika jasa medis ratusan dokter dan perawat di kabupaten Dharmasraya tidak mereka Terima, tentu pelayanan kesehatan bagi masyarakat khususnya yang sedang di rawat di RSUD menjadi tidak sempurna,Dan akan beresiko fatal bagi masyarakat yang lagi di rawat di RSUD.
Menurut keterangan salah seorang perawat yang bekerja di RSUD sungai dareh yang tidak ingin di sebutkan namanya sangat mengeluhkan karena sudah lebih kurang delapan bulan tidak menerima jasa medis (JM).
Saat di konfirmasi awak media Marawapost pada hari Rabu (21/01/2026) perawat tersebut mengatakan, benar, lebih kurang delapan bulan jasa medis kami perawat belum di bayarkan, kami sangat kecewa, kami mencoba menyakan hal tersebut kepada pejabat yang ada di RSUD.
Saat di tanya ke beberapa pejabat yang bertugas di RSUD tentang pembayaran jasa medis tersebut, pejabat itu cuma mengatakan kita lagi banyak hutang lagi efesiensi Jawab nya. dan itupun sering di sampaikan melalui apel pagi oleh pejabat yang memimpin apel.
Salah seorang dokter yang bertugas di RSUD sungai dareh yang juga enggan di sebutkan namanya saat di konfirmasi media enggan terbuka, di duga dokter dan perawat tersebut sudah terkena intimidasi, dokter tersebut mengatakan, (maaf Pak, langsung saja konfirmasi ke direktur RSUD pak).
Terkait hal tersebut Direktur RSUD Sungai Dareh, Fitra Neza saat di konfirmasi via whatsap pada hari kamis (22/01/2026) mengatakan, kami membayarkan hutang jasa medis yang tertunda dari bulan Juli sampai Desember, akibatnya yang Juli sampai Desember tertunda juga, karena kalau di bayarkan semuanya akan mempengaruhi pembelian obat
Untuk pasien yang lagi sakit.
Hutang tahun 2024 memakai 32% dari biaya operasional RSUD tahun 2025.(Ali04)

