Inovasi Baru, Perumda Tirta Antokan Agam Lakukan Pemasangan Sensor Tekanan Air

Marawapost.com, Agam – Berikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Antokan Kabupaten Agam terus berbenah. Hal ini dilakukan  dalam rangka meningkatkan kualitas kepada pelanggan.

Hal ini dikatakan Direktur Perumda Tirta Antokan Kabupaten Agam, Jevie Eka Putra saat dikonfirmasi media online marawapost.com di ruang kerjanya, Rabu (14/01/26).

“Benar, dalam rangka meningkatkan kualitas dan pelayanan prima kepada pelanggan, kami melakukan berbagai upaya, baik secara administrasi maupun dilapangan”, ujar Direktur Perumda Tirta Antokan itu.

Disebutkannya, salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan meluncurkan inovasi pemanfaatan teknologi berupa pemasangan sensor tekanan air dan sensor kekeruhan air di sejumlah titik jaringan distribusi.

“Inovasi ini bertujuan untuk meminimalisir keluhan masyarakat terkait distribusi dan kualitas air bersih. Dengan teknologi tersebut, PDAM dapat mendeteksi lebih dini potensi gangguan sebelum dikeluhkan pelanggan, artinya kita bisa melakukan perbaikan sebelum pelanggan melaporkan”, tutur Direktur.

Sensor tekanan air ini sambung Direktur, juga berfungsi untuk memantau stabilitas aliran dalam jaringan pipa, sementara sensor kekeruhan air digunakan untuk memastikan kualitas air yang didistribusikan tetap sesuai standar.

“Inovasi ini sangat penting untuk meningkatkan respon cepat petugas. Jika terjadi penurunan tekanan atau peningkatan kekeruhan, sistem akan memberikan notifikasi sehingga penanganan bisa segera dilakukan,” imbuhnya.

Dilanjutkan Direktur, pemasangan sensor ini telah dimulai sejak akhir tahun 2025 dan akan dilakukan secara bertahap hingga ditargetkan rampung pada tahun 2027 mendatang. Untuk wilayah Lubuk Basung sendiri, saat ini sudah dipasang di sekitar 40 titik strategis. Sementara secara keseluruhan di Kabupaten Agam, jumlahnya lebih dari 100 titik.

“Ke depan kami berharap dengan sistem ini, pelayanan air bersih semakin optimal, keluhan masyarakat dapat ditekan seminimal mungkin dan kepercayaan pelanggan terhadap PDAM terus meningkat,” kata Jevie.

Selain itu sambungnya, pada tahun ini Perumda Tirta Antokan akan mengganti meteran – meteran pelanggan yang rusak. Penggantian dilakukan secara bertahap sesuai dengan anggaran yang ada. Kita menargetkan tahun 2026 ini penggantian meteran sebanyak 2500 unit.

Kemudian, Direktur Jevie Eka Putra meminta, demi kelancaran proses operasional dan manjemen perusahaan, agar para pelanggan Perumda Tirta Antokan dapat memenuhi kewajibannya untuk membayar air tiap bulannya. (RieL)

Pos terkait