Marawapost.com, Agam – Bupati Agam, Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah turut menyalatkan jenazah korban bencana banjir bandang di Salareh Aia, yang ditemukan dalam kondisi potongan tubuh, di Masjid Agung Nurul Falah, Lubuk Basung, Rabu (07/01/25). Salat jenazah dilaksanakan secara berjamaah dengan penuh khidmat dan duka mendalam.
Bertindak sebagai imam salat jenazah adalah Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, sementara doa dipimpin oleh Ketua DPRD Agam, Ilham.
Kegiatan ini juga diikuti oleh Kapolres Agam, jajaran kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Agam, unsur TNI-Polri, serta masyarakat.
Plt Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim) Setda Agam, Eki Marlinda, menjelaskan bahwa terdapat enam jenazah korban banjir bandang yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Keenam jenazah tersebut diberi kode oleh pihak RSUD Lubuk Basung, yakni PM RSUD 36 (potongan badan perempuan), PM RSUD 35 (laki-laki dewasa), PM RSUD 34 (potongan badan perempuan), PM RSUD 33 (potongan badan perempuan), PM RSUD 32 (potongan badan perempuan), serta PM RSUD 31 (potongan kaki).
“Seluruh jenazah telah melalui proses identifikasi sesuai prosedur yang berlaku, namun sampai saat ini identitas korban belum dapat dipastikan,” ujar Eki Marlinda.
Sementara itu, Bupati Agam, Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah, menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya para korban banjir bandang di Salareh Aia.
Ia mendoakan agar seluruh korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam dan seluruh masyarakat Agam, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam -dalamnya. Semoga para korban husnul khatimah dan segala amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran dan keikhlasan,” ujar Bupati.
Usai pelaksanaan salat jenazah, Bupati Agam bersama Kapolda Sumbar dan Ketua DPRD Agam secara langsung menggotong jenazah dari dalam masjid menuju ambulans.
Selanjutnya, jenazah dibawa dalam iring-iringan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pemkab Agam yang berada di Kampung Baru, Sungai Jariang, Lubuk Basung, untuk dimakamkan secara layak. (*)

