Marawapost.com, Pasaman, — Bupati Pasaman Welly Suhery, secara resmi membuka Lomba Mandehe Tahun 2025 di Lubuk Sikaping, salah satu rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-80 Kabupaten Pasaman.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa mandehe bukan sekadar perlombaan, melainkan simbol kebersamaan antara manusia dan alam, serta wujud pelestarian budaya lokal.
“Kegiatan ini mengajarkan harmoni antara kerja, tradisi, dan rasa syukur atas anugerah kehidupan. Pembangunan sejati bukan hanya fisik dan ekonomi, tapi juga keseimbangan dengan lingkungan,” ujar Welly Suhery.
Bupati juga mengapresiasi seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi, sembari mengajak masyarakat menjaga nilai gotong royong dan kearifan lokal.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Welly Suhery secara resmi membuka Lomba Mandehe dan menutup sambutan dengan pantun:
Jatuah hanyuik si buah kuini, hanyuik ka tapian rang alahan mati. Mari mandehe, turunlah kini, manangkok ikan, basanang hati.

