Dibuka Asisten I Setdakab Agam, LKAAM se-Sumbar Gelar Pertemuan di Balairung

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82

Marawapost.com, Agam – Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) se Provinsi Sumatera Barat menggelar pertemuan, di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Rabu (27/08/25). LKAAM Agam yang menjadi tuan rumah, menyambut baik kedatangan LKAAM se Sumbar di Lubuk Basung. Raker dibuka Asisten I Setdakab Agam, Rahman.

Rahman mengatakan, pertemuan ini momen penuh makna karena mempertemukan tiga daerah yang menjadi pusat lahirnya adat Minangkabau yaitu, Luhak Tanah Datar, Luhak Agam dan Luhak Lima Puluh Kota.

“Ini bukan sekedar pertemuan, melainkan menyatukan visi dalam melestarikan dan mengembangkan nilai adat, budaya dan kearifan lokal di tengah tantangan zaman,” ujarnya.

Sejarah mencatat Minangkabau tumbuh besar karena ABS-SBK. Maka Rahman berharap, bagaimana marwah adat agar tetap relevan, sejalan dengan perkembangan dunia modern tanpa kehilangan jati diri.

Pemerintah Kabupaten Agam menyadari keberadaan LKAAM sangat strategis di tengah masyarakat, diantaranya dalam menjaga harmoni sosial dan membimbing generasi agar tidak tercabut dari akar budaya.

Dalam pertemuan LKAAM se Sumbar itu, Rahman menjabarkan program unggulan Pemkab Agam seperti, bangkik dari surau, nagari creative hub berbasis masjid, Sawah Pokok Murah (SPM) dan mencetak 100 entrepreneur muda.

Progum itu katanya, tidak akan berhasil tanpa peran ninik mamak atau tokoh adat dan masyarakat, sehingga membutuhkan dukungan untuk kesuksesan progul tersebut.

“Pembangunan daerah memerlukan kerjasama antara pemerintah bersama ninik mamak dan masyarakat. Semoga pemerintah daerah dan ninik mamak selalu seiring sejalan melakukan pembangunan,” harapnya. (*)

Pos terkait