Marawapost.com, Agam – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Sekretariat Daerah Kabupaten Agam menggelar pertemuan bulanan yang mengangkat tema “Dukung Produk Lokal”, di Ruang Rapat Bupati Agam, Lubuk Basung, Kamis (31/07/25).
Pertemuan yang dihadiri oleh para anggota DWP ini bertujuan untuk meningkatkan peran perempuan, khususnya anggota DWP, dalam mensosialisasikan, mendukung dan mempromosikan produk- produk lokal yang berkualitas serta berdaya saing.
Dalam pertemuan kali ini, DWP menghadirkan narasumber dari kalangan pelaku usaha lokal, yakni Mira, seorang pengusaha yang telah lama bergelut dalam penjualan dan promosi produk-produk lokal khas daerah.
Mira memaparkan sejumlah produk unggulannya seperti minyak butbut, face wash alami, serta berbagai produk keseharian lainnya yang seluruhnya merupakan hasil produksi lokal yang halal, aman, dan ramah lingkungan.

“Produk-produk ini bukan hanya buatan lokal, tetapi juga sudah mendapat sertifikasi halal dan aman digunakan. Mari kita bangga menggunakan produk kita sendiri,” ujar Mira di hadapan para peserta.
Acara ini juga dirangkaikan dengan sesi tanya jawab, di mana para anggota DWP dapat langsung mencoba dan membeli produk- produk tersebut. Semangat mendukung UMKM lokal pun sangat terasa dalam kegiatan ini.
Selanjutnya, Ketua DWP Unit Sekretariat Daerah, Susi Rahman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada narasumber dan seluruh anggota yang telah hadir.
Ia menekankan pentingnya peran ibu-ibu DWP dalam mendorong gerakan cinta produk lokal.
“DWP sebagai organisasi perempuan yang memiliki jaringan luas, harus bisa menjadi garda terdepan dalam mempromosikan produk UMKM lokal. Ini bentuk dukungan nyata kita terhadap penguatan ekonomi masyarakat,” ucapnya.
Susi juga mengajak seluruh anggota untuk menjadi agen perubahan, dimulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga, dengan membiasakan menggunakan dan mempromosikan produk lokal dalam kehidupan sehari-hari.
Pertemuan diakhiri dengan ramah tamah antaranggota, yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. (*)

