Agam, Marawa – Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri, SH Dt. Parpatiah meninjau pelaksanaan ujian penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di SMKN 1 Lubuk Basung, Selasa (14/09).
Kunjungan itu guna memastikan pelaksanaan ujian berjalan kondusif dan sesuai protokol kesehatan (prokes) Covid-19.
Pantauan wartawan di lokasi, kunjungan Wabup Agam disambut langsung Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Sumatera Barat wilayah 1, Mardison dan Kepala SMKN 1 Lubuk Basung, Syamsurizwan.
Di lokasi pelaksanaan ujian juga tampak sejumlah panitia yang bertugas mengecek suhu tubuh peserta. Lalu sejumlah sarana pencuci tangan dan titik-titik tempat registrasi peserta ujian.
Pada kunjungan itu Irwan Fikri, SH mengatakan kedatangannya untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan kondusif. Kemudian, pihaknya juga mengecek penyelenggaraan ujian yang mempedomani prokes Covid-19.
“Kunjungan ini untuk melihat pelaksanaan ujian agar berjalan kondusif, kemudian bagaimana penerapan prokes Covid-19,” ujarnya.
Wabup Agam juga memastikan bagaimana mekanisme bagi peserta ujian yang memiliki kendala menghadiri ujian. Pihaknya berharap hak-hak peserta ujian dapat diakomodir dengan baik.
Sementara itu, Kacabdin Pendidikan Sumatera Barat wilayah I, Mardison didampingi Kepala SMKN 1 Lubuk Basung, Syamsurizwan mengatakan pelaksanaan ujian PPPK di lingkup Pemerintahan Kabupaten Agam sudah berlangsung selama dua hari.
Disebutkan pada pelaksanaan ujian hari pertama, terdapat sebanyak 5 peserta yang berhalangan mengikuti ujian. 1 peserta yang tidak hadir diketahui terkendala faktor kesehatan dengan menunjukan surat keterangan.
“1 peserta memberikan surat keterangan usai menjalani operasi usus buntu, 4 peserta lainnya belum memberikan keterangan. Hari ini terdapat 3 peserta yang tidak hadir,” ucapnya.
Lebih lanjut disebutkan, bagi peserta yang terkendala mengikuti ujian dengan melampirkan bukti keterangan yang sah, dapat mengikuti ujian susulan pada Sabtu (18/9).
“Sementara bagi peserta yang sama sekali tidak ada keterangan, nanti penyelenggara di pusat yang akan menentukan, apakah gagal atau berlanjut,” ujarnya.
Turut hadir pada kunjungan itu, Asisten III Setdakab Agam, Junaidi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar, Kurniawan Syahputra. (R)

