Marawapost.com, Dharmasraya – Stockpile batu bara yang ada di KenagarianKoto Padang Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya sangat membuat resah masyarakat di Nagari Koto Padang, Pasalnya stockpile tersebut terus beroperasi tanpa menghiraukan dampak lingkungan dan keselamatan masyarakat.
Diduga Bos stockpile tersebut basibagak karena merasa sudah ada yang membekinggi usahanya tersebut. Batu bara yang berada di stockpile tersebut diduga dilansir dari Kecamatan Padang Laweh Kabupaten Dharmasraya. Stockpile yang kuat dugaan tanpa izin resmi dari Pemerintah Daerah tersebut sudah beroperasi sejak beberapa bulan belakangan.
Keresahan masyarakat Nagari Koto Padang ini disampaikan oleh salah seorang tokoh pemuda Nagari Koto Padang kepada awak media, Rabu (13/11/24). Tokoh pemuda yang tidak ingin namanya di sebutkan itu mengatakan,
masyarakat Nagari Koto Padang sudah resah dengan keberadaan stockpile batu bara ini, Bos batu bara tersebut tidak juga menghiraukan keselamatan masyarakat dan lingkungan.
Tiap malam katanya, lebih kurang 20 truk pengangkut batu bara ini terus beroperasi membawa batu bara dari Kecamatan Padang Laweh menuju stockpile ini, kegiatan ini menimbulkan debu yang sangat tebal sehingga akan menyebabkan penyakit bagi masyarakat. Ditambah mobil-mobil yang melangsir batu bara tersebut tidak mempunyai aturan keluar masuk stockpile, sehingga mengancam keselamatan pengendara lain.
Tokoh pemuda itu berharap ada tindakan tegas dari pihak yang berwenang untuk menertibkan stockpile yang diduga tanpa izin ini dan mencari siapa oknum yang menjadi bekingan pada stockpile tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Dharmasraya, Naldi melalui Koordinator Bidang Pengawasan, Yeni Herlentina saat di konfirmasi media ini mengatakan, untuk stockpile yang berada di Nagari Koto Padang tersebut kami tidak tau. Terkait masalah izin stockpile tersebut, tentu kami cek dulu.
“Jika tidak ada izin resmi, tentu kami akan lakukan penindakan sesuai prosedur”, tukasnya dengan nada tegas.(Ali04)

