Marawapost.com, Lubuk Basung – Dalam meningkatkan kapasitas, Pemerintah Nagari (Pemnag) Lubuk Basung menggelar pelatihan terhadap 30 orang dari Kelompok Pengelola Kehutanan dan Pokdarwis yang ada di Nagari Lubuk Basung.
“Hal ini kita lakukan, karena di Nagari Lubuk Basung memiliki 2 kelompok pengelolaan hutan yaitu LPHN dan HKM serta adanya kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan kelompok petani pengelola hasil hutan”, ucap Walinagari Lubuk Basung, Darma Ira Putra, SE, MM Dt. Batuah ketika dikonfirmasi media online Marawapost.com di ruang kerjanya, Jum’at (05/07/24).

Disebutkan Walinagari, pada tahun 2024 ini kita menganggarkan kegiatan peningkatan kapasitas dengan melakukan pelatihan terhadap 30 orang peserta, dengan langsung melakukan study tiru ke kelompok LPHN dan Pokdarwis yang telah berhasil secara Provinsi ataupun Nasional.
“Study tiru itu kita lakukan di Nagari Taram Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota. Kelompok di Nagari Taram yang kita dikunjungi itu telah sukses melakukan pengolahan hutan produksi dan hutan lindung yang telah di SK kan oleh Kementrian Kehutanan-RI”, ujar Walinagari Niniak Mamak itu.
Kita melakukan pelatihan dan study tiru sambung Walinagari karena di Nagari Lubuk Basung ada 2 wilayah kehutanan (Hutan produksi dan Hutan Lindung) yang telah di SK kan oleh Kementrian Kehutanan-RI, sehingga kita perlu melakukan peningkatan kapasitas kelembagaan maupun peningkatan ekonomi produktif.
“Alhamdulillah, kita telah melakukan pelatihan selama 2 hari dan lansung melakukan Study tiru atau peninjauan lapangan, mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa meningkatkan kapasitas kelompok di Nagari Lubuk Basung dan agar lebih aktif, kreatif serta bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dilingkungan hutan itu”, tutur Walinagari duo periode itu.
Dilanjutkan Walinagari, pelatihan dilakukan di kantor Nagari Lubuk Basung dengan narasumber dari Kepala KPHL Agam Raya, Bapak Boy bersama anggotanya, setelah pelatihan langsung melakukan Study tiru ke Nagari Taram. (RieL)

