Gelar Press Realis, Kapolres Agam: Berantas Kejahatan, Kita Butuh Informasi Masyarakat

Marawapost.com, Agam – Kepolisian Resort (Polres) Agam gelar Press Realis terkait pengungkapan kasus-kasus yang telah dilakukan pada Tahun 2024 di Mako Polres Agam, Jum’at (28/06/24).

Pada kesempatan itu, Kapolres Agam AKBP Muhammad Agus Hidayat SH. SIK didampingi Wakapolres Agam, Kompol Elvi Rinaldi, Kabag Ops Polres Agam, AKP. Bezaliel Mendrofa, S.H, Kasat Reskrim Polres Agam, AKP Efrian Mustaqim Batiti, Kasat Resnarkoba Polres Agam, AKP Aleyxi Aubeydillah, Kasat Lantas Polres Agam,  Iptu Fifzen Finot dan Kasat Intel Polres Agam, AKP. Roni, S.H.

“Kasus-kasus yang telah diungkap pada Tahun 2024 yaitu, 1. Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang kita ungkap sebanyak 5 orang dan dapat kita gagalkan dengan tujuan negara Thailand, 2. Kasus penggunaan Uang Palsu berhasil kita ungkap dengan pelaku 2 orang yang berasal dari Dumai Provinsi Riau”, kata Kapolres Agam.

Kemudia lanjut Kapolres, kasus ke 3 yaitu Kasus Narkoba, berdasarkan data yang kita miliki, pada tahun 2023 ada 16 kasus dan pada tahun 2024 ada 18 kasus. Pada tahun 2023 pelaku Narkoba ada 10 Mahasiswa dan 2 pelajar, untuk tahun 2024 Mahasiswa tidak ada namun untuk pelajar ada peningkatan 1 orang. Pada tahun 2023 Barang Bukti sabu sekitar 15 gram, untuk ganja ada 60 gram.

“Mudah-mudahan untuk pengungkapan kasus narkoba diwilayah hukum Polres Agam ini dapat lebih inten kita laksanakan karena peredaran dan penggunaan narkoba di wilayah kita ini sangat meresahkan dan kami butuh informasi-informasi dari masyarakat terkait bandar maupun pengguna dari narkoba ini”, tutur Kapolres.

Untuk kasus lantas sambung Kapolres Agam, pada tahun 2023 kemaren  ada 99 kasus, yang sudah kita selesaikan sekitar 77 kasus, ada 9 kasus yang sudah direstorasi justice dan ada tunggakan sekitar 18 kasus dalam proses penyidikan dan mediasi.

Untuk pencegahan narkoba, kita telah melakukan sosialisasi terhadap bahaya narkoba kepada semua lini masyarakat, baik itu disekolah-sekolah, di pasar-pasar dan juga ditempat-tempat ibadah pada Jum’at berkah. Selain mensosialisasikan bahaya narkoba, kami juga inten mensosialisasikan masalah perundungan terhadap anak sekolah.

Selain itu, kami bekerjasama dengan instansi terkait yaitu, TNI, Pol-PP dan Kesbangpol, secara bersama melaksanakan kegiatan antisipasi balap liar termasuk geng motor. Pergerakan mereka bukan malam minggu saja namun sudah hampir tiap malam yang membuat masyarakat resah. Dan ada pelaksanaan razia senjata mainan, karena ini bisa memicu konflik antar daerah terutam bagi anak-anak yang menggunakannya. Intinya, kita akan memberantas kejahatan-kejahatan yang berada disekitar kita. (RieL)

Pos terkait