Bupati Agam Ikuti Rapat Inflasi Tahun 2023 Secara Zoommeeting

Marawapost.com, Agam – Bupati Agam diwakili Asisten III Setda Agam, Andrinaldi menghadiri rapat inflasi tahun 2023 secara zoom metting di ruang rapat Bupati Agam, Senin (18/09/23).

Dalam rapat tersebut, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir menyebutkan perkembangan kondisi inflasi yang berkaitan dengan provinsi yang tertinggi.

“Untuk 10 provinsi memiliki inflasi yang tinggi yaitu, Papua Barat, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Jawa Timur, DIY Yogyakarta, NTT, Kalimantar Timur dan Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. Kami berharap kepala daerah yang berada dalam 10 daerah tertinggi agar lebih giat melakukan upaya yang lebih maksimal lagi,”ujar Tomsi Tohir.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Pudji Ismartini menyebutkan, beberapa komoditas yang mempengaruhi perubahan indeks perkembangan harga pada Minggu ke-2 September 2023.

“Kenaikan IPH ini dipicu oleh komoditas, beras yang terjadi kenaikan harga pada 341 kabupaten/kota, gula pasir naik di 340 dan cabai merah yang naik pada 226 kabupaten/kota,”tuturnya.

Terkait dengan kondisi itu Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, meminta kepada seluruh forkopimda di seluruh Indonesia, khususnya Tim Pengedalian Inflasi Daerah (TPID) agar dapat mengecek gudang-gudang yang ada terkait pengereman penjualan.

“Karena jika terjadi pengereman penjualan maka harga barang akan naik sebaliknya jika penjualannya tercurah maka kenaikan harga dapat kita rem. Sebab hal seperti ini tidak dapat kita biarkan begitu saja, jika mengambil keuntungan dari kenaikan barang memang boleh tapi jangan sampai merugikan orang lain,”tuturnya.

Tomsi Tohir mengatakan, mengendalikan inflasi tidak dapat dilakukan perseorangan,” kita harus saling bahu-membahu membangun bekerjasama dan menjalin koordinasi yang baik sehingga kita bisa bersama-sama mengendalikan laju inflasi agar tidak terus meningkat untuk minggu atau pada bulan mendatang,” ungkapnya. (*)

Pos terkait